Guru dan Siswa MAN 4 Sukabumi menggelar upaca untuk memperingati Hari Santri 2019 pagi ini. Upacara itu cukup unik karena seluruh Guru dan Siswa Laki-laki mengikutinya dengan mengenakan sarung.
Lebih lanjut, di MAN 4 Sukabumi sendiri upaca digelar pukul 08.00 WIB, diikuti oleh seluruh Guru dan Siswa yang bertempat di lapangan MAN 4 Sukabumi.
Upacara Hari Santri sarat nuansa harmoni keragaman. Ini senada dengan pesan yang disampaikan Bpk. Rahmat selaku Pembina upacara, bahwa pesantren adalah laboratorium perdamaian.
“Pesantren laboratorium perdamaian, tempat menyemai ajaran Islam rahmatan lil alamin,” ujarnya, Selasa (22/10/2019).
Menurutnya , santri terbiasa dengan keterbukaan kajian dari berbagai kitab, bahkan lintas madzhab. Santri dididik belajar menerima perbedaan dari sumber hukum otentik. Santri terbiasa dengan moderasi dalam beragama.
“Moderasi penting bagi masyarakat plural sehingga keberagamaan dapat disikapi bijak serta toleransi dan keadilan terwujud,” tandasnya.